▴Berita Terkini terdepan▴ - ADO Sumsel Dukung Kehadiran Green SM Taxi di Palembang
- ADO Sumsel Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Palembang
- Ratusan Warga 8 Desa 1 Kelurahan di Rupit Demo Tuntut Penyelesaian Lahan Plasma 2.937 Ha PT DMIL
- Dugaan Penyelewengan Dana Desa Kartadewa 2017-2018 Belum Ada Penyelesaian
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
ADO Sumsel Dukung Kehadiran Green SM Taxi di Palembang
Berita Terkait
- ADO Sumsel Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Palembang 0
- Ratusan Warga 8 Desa 1 Kelurahan di Rupit Demo Tuntut Penyelesaian Lahan Plasma 2.937 Ha PT DMIL0
- Dugaan Penyelewengan Dana Desa Kartadewa 2017-2018 Belum Ada Penyelesaian 0
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil0
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat0
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan0
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga0
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali0
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem0
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru0
Berita Populer
- Berita Press-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari D
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan

PALEMBANG – Kehadiran layanan transportasi berbasis kendaraan listrik, Green SM Taxi, di Kota Palembang mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan (DPD ADO Sumsel).
Ketua DPD ADO Sumsel, M. Asrul Indrawan, mengatakan bahwa pihaknya bersama para pengemudi daring roda empat menyambut baik kehadiran Green SM sebagai salah satu pilihan transportasi perkotaan yang menggunakan energi lebih ramah lingkungan.
“Kami semua pengemudi daring roda empat mendukung taksi Green SM. Kendaraan listrik ini hemat energi dan dapat menjadi alternatif bagi pengemudi yang selama ini menghadapi tingginya biaya bahan bakar minyak,” ujar Asrul.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik dapat membantu mengurangi beban operasional pengemudi karena tidak bergantung sepenuhnya pada bahan bakar minyak. Selain itu, kehadiran Green SM Taxi juga dinilai berpotensi membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, khususnya di sektor transportasi daring.
Saat ini, kuota awal Green SM Taxi di Palembang disebut mencapai sekitar 500 kendaraan. Ke depan, jumlah tersebut diharapkan dapat bertambah hingga sekitar 1.000 unit. Armada tambahan itu direncanakan dapat dimanfaatkan oleh pengemudi melalui skema sewa atau cicilan kendaraan. ADO Sumsel juga menyatakan siap mendukung koordinasi antara pihak Green SM dan Dinas Perhubungan terkait pemenuhan ketentuan administrasi serta pelaksanaan uji KIR kendaraan.
Kehadiran Green SM Taxi sekaligus menandai perkembangan ekosistem mobilitas perkotaan di Palembang. Kendaraan listrik tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot selama digunakan sehingga tidak secara langsung melepaskan karbon dioksida ke udara. Meski demikian, pengoperasian layanan tersebut tetap perlu diiringi dengan pemenuhan regulasi, kesiapan infrastruktur pengisian daya, serta pengawasan terhadap aspek keselamatan dan kualitas pelayanan.
Dengan dukungan berbagai pihak, Green SM Taxi diharapkan dapat menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan lebih ramah lingkungan bagi masyarakat Kota Palembang.
Dishub Minta Operasional Dihentikan Sementara
Sambil menunggu kesiapan alat uji, Dishub Palembang meminta armada Green SM yang telah berada di jalan untuk sementara kembali ke pool dan tidak beroperasi.
Langkah tersebut dinilai perlu agar operasional taksi listrik berjalan sesuai ketentuan administrasi, keselamatan, dan kelayakan kendaraan. Dishub berharap peralatan uji KIR kendaraan listrik dapat segera tersedia sehingga pemeriksaan terhadap armada dapat dilakukan.
Sebelumnya, Dishub menjelaskan bahwa taksi baru kategori angkutan penumpang umum wajib menjalani uji berkala pertama setelah satu tahun sejak STNK diterbitkan. Namun, pengujian tetap membutuhkan kesiapan sarana dan prasarana khusus kendaraan listrik.








